Kunjungan Tim Penilai Desa Cantik, Kepala BPS Sulteng dan Wakil Bupati Parigi Moutong   Kunjungan Tim Penilai Desa Cantik, Kepala BPS Sulteng dan Wakil Bupati Parigi Moutong
  

KOTARAYA SELATAN - Dalam rangka penilaian 10 Desa Cantik Terbaik, Tim Penilai dari BPS RI yang diwakili oleh Titis Wahyu Setiyowati SST., SAB., MSE., MA. dan Wahyu Pratama, SST, melaksanakan visitasi dan ground check di desa Kotaraya Selatan pada hari Kamis, 18 Desember2021.

Turut mendampingi  Direktur Statistik Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan BPS RI, Drs. Simon Sapary, M.Sc., Plt Kepala BPS Sulawesi Tengah, Ir. Jefrie Wahido, M.Si dan Kepala BPS Kabupaten Parigi Moutong, Simon, S.Si., MM.

Sebelum ke balai desa Kotaraya Selatan, terlebih dahulu tim penilai disambut dan dijamu oleh Wakil Bupati Kabupaten Parigi Moutong, H. Badrun Nggai, SE.


Desa merupakan aparat pemerintahan terdekat bagi masyarakat. Sebagai aparat pemerintahan, berbagai kebijakan dan pembangunan yang dilakukan di suatu desa harus mampu menjawab permasalahan yang sedang terjadi.

Oleh karena itu, desa harus memiliki data yang lengkap dan akurat mengenai berbagai permasalahan yang ada di desanya, sehingga program-program yang ditawarkan oleh pemerintahan desa menjadi tepat sasaran.

Dalam menyediakan data secara lengkap dan akurat, aparatur desa harus dibekali dengan pemahaman statistik yang baik.

Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai instansi penyedia data-data statistik meluncurkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) untuk membina, membangun, dan meningkatkan kompetensi aparatur desa agar mampu memahami tentang statistik.

Dengan adanya program Desa Cantik, apatur desa diharapkan mampu memahami statistik dengan lebih baik sekaligus dapat menjadi pelopor untuk melahirkan komunitas cinta statistik di desa mereka masing-masing.

Program Desa Cantik ini merupakan bentuk tanggung jawab BPS dalam melakukan pembinaan statistik sektoral, sebagaimana tertuang dalam UU No. 16 Tahun 1997 tentang statistik.

Program Desa Cantik hanya memasukkan 100 desa yang terpilih dari 83.820 wilayah administrasi setingkat desa yang diseleksi oleh panitia nasional berdasarkan pelayanan umum dan keterbukaan informasi publik.

Desa yang terpilih akan dilakukan pendampingan oleh BPS agar menjadi desa yang berdayaguna dan mampu mengembangkan desanya melalui data-data yang dimiliki.

Dari 100 desa disaring 15 desa berdasarkan desk evaluation dan internal assessment. Hasilnya, Desa Kotaraya Selatan terpilih sebagai salah satu dari 15 desa tersebut.

Desa Kotaraya Selatan bersaing dengan 14 desa lain untuk menjadi bagian dari 10 Desa Cantik Terbaik 2021.

Dalam sambutannya plt BPS Sulteng Ir Jefrie Wahido MSi mengatakan, pemerintah desa menjadi satuan terkecil sangat penting.

Karena desa tidak lagi menjadi objek pembangunan. Melainkan jadi subjek dan ujung tombak pembangunan.

Data statistik yang dikumpulkan ditingkat desa, harusnya dapat dikelola dan dimanfaatkan desa.

Selain itu, pengelolaan dan pemanfaatan data desa juga seharusnya, selaras dengan prinsip satu data Indonesia.

Untuk mewujudkannya, tidak hanya diperlukan kombinasi dengan penyelenggaraan kegiatan statistik tetapi juga diperlukan peningkatan mitrasi statistik bagi pemerintah desa.

Dalam rangka menjadikan desa sebagai subjek dalam pengelolaan dan pemanfaatan data ditingkat desa.

BPS sebagai kuning sektor dalam pengembangan statistik, memiliki peran penting dalam peningkatan litrasi tersebut. BPS memiliki kewajiban dalam pembinaan lembaga dalam hal ini desa.

Bentuk kontribusi meningkatan literasi statistik, dengan disusunnya pembinaan ditingkat desa secara berkesinambungan dan komprehensif. Dengan adanya program desa cinta cantik.

"Bps tetapkan 100 desa cantik, salah satunya Kotaraya selatan. Program desa cantik peningkatan kapasitas pemanfaatan data statistik," ungkapnya.

Pemberian award merupakan penghargaan bagi pemerintah desa yang telah meningkat dengan penuh data statistik didesa.

Telah dilakukan penilaian dari Mei, hingga November 2021. Saat sudah menjadi 10 besar baru akan diberikan award.

"Minta doa dan dukungan, agar bisa masuk 10 besar, BPS Sulteng juga bangga jika Kotaraya Selatan salah satu Penerima award," tuturnya.

Saat membuka kegiatan visitasi Wakil Bupati Parigi Moutong Badrun Nggai sangat bangga salah satu desa di Kabupaten Parigi Moutong masuk 15 besar desa cantik.

"Semoga bisa masuk 10 besar dan mendapatkan award," harapnya.

Wakil Bupati meminta kepada tim penilai untuk bekerja secara maksimal dan objektif dalam melakukan penilaian.

Jangan merasa sungkan karena pihaknya hadir pada saat Visitasi, karena kehadirannya mendukung penuh desa yang Kabupaten Parigi Moutong.

"Jangan sungkan karena saya hadir, nilai sesuai apa yang ada di lapangan," ucapnya.**